Sebagian besar pengendara motor sudah mengetahui kegunaan dan fungsi pemakaian helm. Selain menahan terpaan angin, helm juga berfungsi mulia yakni menyelamatkan jiwa pemakainya apabila terjadi kecelakaan. Salah satu syarat yang wajib dipenuhi dari helm standar di Indonesia dapat dicek lewat logo SNI yang tercetak atau tertempel di helm tersebut.

Sebuah penelitian menyatakan bahwa helm tidak hanya berfungsi untuk menyelamatkan pengendara, namun juga mampu meminimalisir cedera yang dialami saat terjadi kecelakaan. Bagian tubuh yang paling rentan mengalami luka ketika terjadi kecelakaan ialah muka, kepala bagian atas serta bagian leher. Oleh karenanya sebuah helm yang baik ialah helm yang mampu melindungi ketiga bagian kepala Anda tersebut. Berikut beberapa jenis helm yang beredar beserta kelebihan dan kekurangan masing-masing jenis helm tersebut.

Helm Cetok atau Shorty Helmet

helm-cetok
sumber gambar: bukalapak.com

Helm jenis ini mampu melindungi bagian atas kepala Anda meski tingkat perlindungannnya sangat minim. Helm cetok dirancang untuk memudahkan penglihatan serta pendengaran penggunanya. Helm ini mudah dibawa atau disimpan karena bentuknya yang simpel dan minimalis. Harga helm jenis ini pun biasanya murah.

cek harga helm cetok.
Namun dengan tidak adanya bagian penutup telinga, helm ini dapat membahayakan pendengaran pengunanya akibat suara polutan yang ditimbulkan saat berkendara. Helm ini juga tidak memberi proteksi yang baik terhadap kepala pengunanya.

Helm Half-Face atau Open face

sumber gambar: bukalapak.com

Helm dapat melindungi bagian atas, samping dan belakang kepala. Helm jenis ini bisa memberikan perlindungan yang sedikit lebih baik dibanding helm cetok. Mudah untuk dipakai dan dilepas. Beberapa helm jenis ini telah dilengkapi bantalan dari bahan kulit di bagian telinganya.
Akan tetapi suara noise atau kebisingan dari luar masih bisa masuk ke telinga Anda. Helm ini tidak bisa memberikan perlindungan yang memadai bagi kepala pemakai. Terlebih bagian muka, hidung, mata, gigi, leher dan dagu. Dengan tidak adanya kaca pelindung pada bagian depan helm, maka Helm Half-Face tidak bisa melindungi pemakai dari hujan, angin, debu, serangga atau bahkan kerikil kecil yang beterbangan.

cek harga https://hargano.com/jual/helm-half-face

Helm ¾ atau Modular Helmet

sumber gambar: bukalapak.com

Helm tiga perempat mampu melindungi bagian kepala, muka, telinga, mata, dan leher. Helm ini berada pada posisi ketiga helm yang relatif aman. Dengan kaca pelindung yang mudah dibuka dan ditutup, pemakai dapat dengan mudah untuk makan, minum, atau bahkan merokok. Kaca pelindung helm ini juga mampu difungsikan untuk melindungi diri dari hujan, angin atau debu. Helm jenis ini biasanya sedikit lebih mahal jika dibandingkan dengan jenis half-face.
Namun karena desainnya yang semi terbuka, maka helm ini akan menimbulkan efek dengung di telinga pemakainya. Helm ini juga kurang memberikan perlindungan pada bagian muka, dagu, hidung dan gigi.

cek harga modular helm

Helm Full-face

sumber gambar: bukalapak.com

Helm full face adalah helm paling aman untuk digunakan para pengendara motor. Helm ini mampu melindungi kepala, muka, telinga, leher, dan dagu pemakai dengan sempurna. Helm ini pun aman dipakai saat hujan serta bisa melindungi Anda dari debu, kerikil dan serangga di jalan. Helm jenis ini juga mampu melindungi para pemakainya dari cedera saat terjadi kecelakaan.
Akan tetapi karena didesain tertutup rapat, pemakai akan sulit mendengar suara di sekelilingnya. Helm ini juga tidak praktis jika Anda ingin makan atau minum di sela-sela perjalanan Anda. Bagi pengguna kacamata, helm ini dinilai sangat tidak nyaman digunakan. Harganya pun relatif lebih mahal jika dibandingkan dengan helm jenis lain.

cek harga helm full face

Helm Flip-Up

sumber gambar: bukalapak.com

Hampir sama seperti helm jenis Full-face, helm flip up memiliki bagian depan yang bisa diputar ke atas sehingga dapat memudahkan pemakainya yang ingin minum, makan atau merokok tanpa harus melepas helm. Helm jenis ini juga mampu memberi perlindungan yang hampir sama baiknya dengan jenis full-face.
Akan tetapi karena bagian depan helm yang bisa dibuka-tutup, maka terdapat kemungkinan bagian tersebut akan terbuka saat terjadi kecelakaan sehingga bisa membayakan bagian muka dan dagu pengendara. Harga helm jenis ini pun biasanya lebih mahal daripada jenis full-face.

cek harga helm flip up

Dengan perkembangan dunia teknologi, kini telah banyak produsen helm yang mengeluarkan produk yang tak hanya memenuhi kriteria keselamatan namun juga didesain stylish atau modis. Anda pun tak perlu repot menentukan helm yang sesuai dengan selera, kenyamanan dan keamanan. Pasalnya kini telah banyak pilihan model helm beserta harga yang bervariasi. Helm G2 dapat Anda jadikan pilihan ketika Anda hendak memilih dan membeli helm. Dengan memakai helm G2, selain modis dan nyaman digunakan, para pemakainya juga aman saat bersepeda motor.
Apapun jenis helm pilihan Anda, jangan lupa untuk memilih helm berlogo SNI. Hal ini juga bisa menjadi salah satu cara Anda untuk menjadi pelopor keselamatan berkendara. Bukan hanya bagi Anda dan orang yang dibonceng namun juga bagi seluruh pengendara yang melintasi jalan yang sama dengan Anda.

Kategori: otomotif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *